Pasukan Israel Menyerang Kamp Pengungsi Palestina,28 Pengungsi Ditembak

Publikasi Oleh: Portal Informasi IT dan Hacking - 19.23.00

Pasukan Israel Menyerang Kamp Pengungsi Palestina, 28 Pengungsi Ditembak


Tentara dari Angkatan Pertahanan Israel (IDF) menyerbu sebuah kamp pengungsi milik beberapa warga Palestina pengungsi, brutal menembak dan melukai sekitar 28 dari mereka. Meskipun tidak ada yang meninggal karena insiden itu, dikatakan beberapa pengungsi luka parah, dan telah dirawat di rumah sakit untuk perawatan.

Menurut sumber-sumber media lokal, insiden itu terjadi di Amari kamp pengungsi Palestina di dekat kota Ramallah, Tepi Barat, pada 15 Februari Daerah ini dekat dengan tempat Otoritas Palestina memiliki kantor pusat.

s 4 
Menurut kantor berita Perancis AFP, beberapa pemuda Palestina mulai memprotes di kamp, rumah bagi sekitar 15.000 warga Palestina, ketika tentara IDF mulai merampok daerah. Telah dilaporkan bahwa sekitar 25 IDF tentara Israel telah melakukan serangan terhadap demonstran yang tidak bersenjata dan tidak berdaya. Kementerian Kesehatan Palestina juga menegaskan bahwa 28 orang ditembak dan terluka; dengan satu tentara Israel juga terluka dari serangan batu oleh warga Palestina.

Sumber-sumber keamanan Palestina mengatakan tentara IDF berusaha untuk menangkap seseorang secara resmi dekat wilayah Palestina Presiden Mahmud Abbas, tapi pejabat yang tidak disebutkan namanya berhasil melarikan diri. Yang menyebabkan kemarahan dari para prajurit IDF. Mereka menduga bahwa Palestina mungkin telah membantu resmi, memutuskan untuk menyerang daerah dan melakukan pencarian. Mint Press News melaporkan bahwa IDF telah menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut tentang mengapa menyerbu kamp, kecuali mengatakan bahwa itu mencoba untuk memulihkan hukum dan ketertiban ke daerah-daerah.

s 2 
Sumber Palestina melanjutkan, mengatakan bahwa tindakan IDF juga membuat geram pemuda Palestina di daerah, memicu protes terhadap serangan itu. Hal ini menyatakan bahwa pasukan IDF awalnya menggunakan peluru karet, tapi dengan cepat beralih ke amunisi tajam. Para pemuda juga menggunakan batu dan botol untuk membela diri, seperti yang terjadi biasanya.

Sumber media Israel mengutip seorang juru bicara IDF yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa para pengunjuk rasa yang melemparkan bahan peledak. Dia menyatakan bahwa "Puluhan perusuh melemparkan bahan peledak buatan sendiri dan batu ke arah pasukan. Pasukan meminta para perusuh untuk menghentikan serangan menggunakan cara pembubaran anti huru hara. Setelah kekerasan lanjutan, pasukan itu merespon, menembak ke arah penghasut utama. "Namun, seorang wartawan AFP yang menjadi saksi langsung ke serangan itu, membantah klaim oleh juru bicara tentara yang menuduh pengunjuk rasa melemparkan bahan peledak terhadap tentara IDF.

s 1 

Sejak kejadian itu, ketegangan telah meningkat antara Israel dan Palestina. Beberapa warga Palestina telah ditembak atau ditangkap karena mencoba menyerang para pejabat keamanan Israel. Peristiwa ini adalah yang terbaru dalam lebih dari empat bulan kekerasan Israel pada wilayah Palestina yang diduduki.

Menurut hitungan independen oleh AFP, sejak 1 Oktober, 2015, 172 warga Palestina, 26 warga Israel, serta Amerika, sebuah Sudan, dan Eritrea, telah tewas dalam gelombang kekerasan di wilayah Palestina yang diduduki. Sebagian besar warga Palestina dikatakan telah tewas ketika mencoba untuk melakukan serangan terhadap Israel. Beberapa juga meninggal dalam bentrokan dan demonstrasi dengan pasukan IDF.(mujahidiit)  

Portal Informasi IT dan Hacking
MujahidIT adalah portal IT dan informasi penting seputar teknologi dan dunia serta berita hacking.".