Apa dan Bagaimana Cara Kerja Serangan DOS / DDOS

Publikasi Oleh: Portal Informasi IT dan Hacking - 08.00.00


Apa itu serangan DOS atau DDOS dan Bagaimana Cara Kerjanya, Serangan DOS atau DDOS (Denial Of Service Attacks) adalah jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server di dalam jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut.

Apa dan Bagaimana Cara Kerja Serangan DOS / DDOS

Jadi dalam sebuah serangan Denial of Service, si hacker atau attacker akan mencoba mencegah akses user valid atau resmi terhadap sistem atau jaringan dengan menggunakan teknik-teknik seperti :

  1. Membanjiri lalu lintas jaringan dengan banyak data sehingga lalu lintas jaringan yang datang dari pengguna resmi atau valid tersebut tidak dapat masuk ke dalam sistem jaringan. Teknik ini biasa disebut Traffic Flooding.
  2. Membanjiri jaringan dengan banyak request terhadap sebuah layanan jaringan yang disedakan oleh sebuah host sehingga request yang datang dari pengguna resmi atau valid tidak dapat dilayani oleh layanan tersebut. Teknik ini disebut Request Flooding.
  3. Mengganggu komunikasi antara sebuah host dan clientnya yang terdaftar dengan menggunakan banyak cara, termasuk dengan mengubah informasi konfigurasi sistem atau bisa juga sampai merusak fisik komponen server.

Ciri-ciri Serangan DOS awalnya terjadi pada jaringan dimana hacker atau cracker mencoba mengeksploitasi kelemahan protocol TCP (Transmision Control Protocol) inilah yang disebut dengan SYN Flooding Attack, kemudian seiring perjalanan diciptakan juga serangan-serangan untuk eksploitas kelemahan Sistem Operasi, layanan jaringan atau Aplikasi sistem bahkan tools yang digunakan pun semakin banyak bahkan bisa didapatkan secara gratis.

Serangan DOS bersifat satu lawan satu sehingga hanya perlu sebuah komputer / host yang kuat baik hardware, os dan aplikasi agar mampu membanjiri lalu lintas host korban sehingga mencegah user resmi atau valid untuk mengakses server. 

Sedangkan Serangan DDoS (Distributed Denial Of Service) ini menggunakan teknik yang lebih canggih dibandingkan dengan serangan DOS, yakni meningkatkan serangan dengan menggunakan beberapa buah komputer sekaligus, sehingga dapat mengakibatkan server atau keseluruhan segmen jaringan dapat menjadi mati total.

DDOS bisa dikatakan adalah hal yang sederhana tetapi dampaknya bisa sangat kritis dan sangat merepotkan administrator jaringan dalam melakukan perbaikan. Oleh karena jangan dicoba sembarangan yah.

Menjalankan tools yang secara otomatis akan melakukan scanning jaringan untuk menemukan host-host yang memiliki celah (vulnerable). Setelah celah/kelemahan host ditemukan, tool tersebut dapat menginstalasikan salah satu jenis dari Trojan Horse yang disebut sebagai DDoS Trojan, yang akan mengakibatkan host tersebut menjadi zombie yang dapat dikontrol/diremote dari jarak jauh oleh sebuah komputer master yang digunakan oleh si hacker atau cracker untuk melancarkan serangan. Beberapa tools yang digunakan untuk DDOS adalah TFN, TFN2K, Trinoo, dan Stacheldraht, yang dapat didownload secara gratis.

Kemudian, tetika si hacker atau cracker merasa telah mendapatkan jumlah host yang cukup untuk dijadikan sebagai zombie dalam melakukan penyerangan, si hacker atau cracker akan menggunakan komputer master untuk memberikan sinyal penyerangan kepada jaringan korban atau host korban. Serangan ini umumnya dilakukan dengan menggunakan beberapa bentuk SYN Flood atau skema serangan DoS yang sederhana, tapi karena dilakukan oleh banyak host zombie maka jumlah lalu lintas jaringan yang diciptakan sangat besar, sehingga menghabiskan semua resource TCP yang terdapat di dalam komputer atau jaringan target sehingga mengakibatkan host atau jaringan tersebut mengalami downtime.

Hampir semua platform komputer dapat dibajak sebagai zombie untuk melakukan serangan. Sistem operasi seperti Windows, Solaris, Linux dan beberapa varian UNIX dapat menjadi zombie jika memang sistem tersebut atau aplikasi yang berjalan di atasnya memiliki celah atau kelemahan.

Demikian artikel curious "ingin tahu" tentang Apa dan Bagaimana Cara Kerja Serangan DOS / DDOS kali ini, semoga bermanfaat. :)

sumber : wikipedia

Portal Informasi IT dan Hacking
MujahidIT adalah portal IT dan informasi penting seputar teknologi dan dunia serta berita hacking.".