Google uji coba dompet digital, bayar dengan 'pengenalan wajah'

Publikasi Oleh: Portal Informasi IT dan Hacking - 07.12.00

Google uji coba dompet digital, bayar dengan 'pengenalan wajah'

Google uji coba dompet digital, bayar dengan 'pengenalan wajah'Google akan membuat barang bawaan kita makin sedikit, karena perusahaan teknologi asal Mountain View, California, tersebut sedang mengembangkan sebuah dompet digital.

Dilansir dari Daily Mail (2/3), Google sedang menguji coba sebuah dompet digital, di mana kita tak perlu mengeluarkan apa-apa dari dompet, bahkan smartphone. Google sebenarnya hanya mengembangkan sistem 'Android Pay' yang sebelumnya sudah pernah diuji. Namun bedanya, kali ini 'facial recognition' akan diterapkan untuk menyempurnakan dompet digital ini.

"Bayangkan jika Anda terburu-buru di drive-thru dan Anda tak perlu repot mengambil dompet Anda," ungkap Pali Bhat, Manager Produk Google. "Hal ini menggugah kami untuk mengembangkan sebuah aplikasi percobaan bernama Hands Free, yang kini masih tahap awal pengujian," tambahnya.

Aplikasi dompet digital ini akan menggunakan koneksi Bluetooth dan Wi-Fi, yang mampu dideteksi oleh tempat-tempat yang dilengkapi teknologi pembayaran Hands Free. Aplikasi ini pun memberi kemampuan pada smartphone untuk mengenali lokasi-lokasi yang memakai metode bayar tersebut.

Hal ini adalah cara baru yang keren untuk membayar. Bhat mencontohkannya kepada kita cara untuk membayar dengan keren.

"Ketika Anda sudah siap untuk membayar, tinggal bilang ke kasir, Saya membayar pakai Google," ungkap Bhat.

Sang kasir akan meminta inisial Anda, dan dan menggunakan gambar yang Anda tambahkan ke profile Hands Free untuk mengkonfirmasi identitas Anda.

Di beberapa lokasi, Google bereksperimen dengan menggunakan kamera , untuk mengenali seseorang dengan dompet digital Hands Free sehingga mereka dapat membayar tanpa ragu.

Sejak Android Pay dirilis september lalu, kira-kira 1,5juta akun di Amerika Serikat telah terdaftar tiap bulannya. Sementara tempat yang bisa menerima pembayaran dengan Android, mencapai 2 juta tempat. Kini Google akan segera berekspansi ke berbagai negara di luar Amerika Serikat, dan mengkampanyekan pembayaran praktis menggunakan smartphone.(merdeka)

Portal Informasi IT dan Hacking
MujahidIT adalah portal IT dan informasi penting seputar teknologi dan dunia serta berita hacking.".