Teknologi Enkripsi dari Waktu ke Waktu

Publikasi Oleh: Portal Informasi IT dan Hacking - 08.01.00

Teknologi Enkripsi dari Waktu ke Waktu

Teknologi Enkripsi dari Waktu ke WaktuAkhir-akhir ini pasti Anda sering mendengar istilah "Enkripsi". Istilah ini dianggap penting karena mencerminkan sistem keamanan sebuah device. Sebenarnya bagaimana sejarah dari teknologi enkripsi itu sendiri?

Kata enkripsi berasal dari bahasa Yunani Kryptos, yang berarti tersembunyi atau rahasia. Sebenarnya, kegiatan enkripsi sudah dimulai pada awal 1900 SM, masyarakat Mesir menggunakan hieroglif non-standar untuk menyembunyikan arti dari sebuah prasasti. Saat itu, pesan enskripsi terkadang menggunakan simbol dan angka untuk menyembunyikan pesan sebenarnya.

Di 700 SM, Bangsa Spartan menulis pesan rahasia pada sebuah kulit binatang yang dililitkan dalam sebuah tongkat. Untuk membaca pesan ini, seseorang harus mencari tongkat yang berukuran sama. Lain lagi di Roma, orang-orang Romawi menggunakan metode "Sandi Geser Caesar" ini adalah metode enkripsi paling sederhana yang masih digunakan hingga kini.

Maju ke abad pertengahan, muncul metode baru yakni "Subtitusi Polyaphabetic" yang menggunakan beberapa huruf subtitusi untuk mencegah pemecahan kode secara mudah. Metode ini diaplikasikan ke sebuah alat bernama Enigma yang digunakan Jerman saat perang dunia ke-2.

Barulah di periode 1970-an, teknologi enkripsi mengalami lompatan besar ke depan. Pada 1976, B. Whitfield Diffie dan Martin Hellman memecahkan salah satu masalah mendasar dari kriptografi, yaitu cara aman mendistribusikan kunci enkripsi untuk mereka yang membutuhkannya. Penemuan mereka dinamakan RSA yang merupakan algoritma dalam skema public-key. Demikian seperti dikutip dari Tech Target, Senin (11/4/2016).

Portal Informasi IT dan Hacking
MujahidIT adalah portal IT dan informasi penting seputar teknologi dan dunia serta berita hacking.".