Tanpa remote, drone ini diterbangkan hanya dengan pikiran!

Publikasi Oleh: Portal Informasi IT dan Hacking - 08.11.00

Tanpa remote, drone ini diterbangkan hanya dengan pikiran!

Tanpa remote, drone ini diterbangkan hanya dengan pikiran!
Drone yang diterbangkan pikiran. © japantimes.co.jp
 
Drone kini sudah sangat banyak jadi perangkat yang digunakan di manapun. Mulai untuk videografi, hingga untuk persenjataan militer. Dengan terpenuhinya berbagai aspek kehidupan dengan adanya drone, tentu perkembangan teknologi yang hinggap di drone tentu akan makin canggih.

Seperti yang dilansir dari Phys, baru-baru ini, mahasiswa di University of Florida menguji sebuah drone yang dikontrol melalui pikiran. Dengan sebuah headset berwarna hitam dan sensor yang berbentuk layaknya tentakel yang menempel di dahi mereka, para mahasiswa bahkan mencoba untuk mengadu kecepatan drone yang digerakkan melalui pikiran mereka.

Event ini, yang digadang-gadang adalah balapan drone yang dikontrol pikiran pertama di dunia, melibatkan 16 pilot yang menggunakan kekuatan pikiran mereka untuk menerbangkan drone di dalam sebuah lapangan basket indoor di University of Florida.

Teknologi yang dikembangkan ini sebenarnya adalah sebuah teknologi yang sudah lama digunakan dalam dunia medis. Teknologi bernama BCI atau 'brain-controlled interface' ini sebelumnya tak pernah digunakan untuk kepentingan publik.
Drone yang diterbangkan pikiran japantimes.co.jp
Drone yang diterbangkan pikiran japantimes.co.jp
 
Para ilmuwan sebenarnya sudah menemukan teknologi cukup lama, dan sudah banyak inovasi dalam dunia medis telah dijalankan dengan adanya teknologi kontrol pikiran ini. Salah satu di antaranya adalah membantu penyandang disabilitas untuk bisa berjalan layaknya orang normal, dengan menggunakan kaki robot.

Cara kerja dari teknologi ini adalah dengan menggunakan headset yang telah terkalibrasi untuk mengidentifikasi aktivitas elektrik yang terasosiasi dengan beberapa pemikiran yang ada dalam otak penggunanya. Dalam penggunaan drone, para pilot drone hanya tinggal membayangkan dia sedang mendorong kursi di lantai. Lalu, 'pergerakan imajiner' yang ada di otak ini bisa diterjemahkan menjadi kode, yang dapat mengirim sinyal ke drone agar bisa terbang.

Profesor Juan Gilbert, yang mengarahkan para anak didiknya di University of Florida untuk mengembangkan drone dengan yang dapat dikontrol oleh pikiran ini, berharap agar teknologi ini akan diproduksi secara masal, agar dapat drone sendiri akan memiliki teknologi yang batasannya ada di pikiran manusia sendiri.

 

Portal Informasi IT dan Hacking
MujahidIT adalah portal IT dan informasi penting seputar teknologi dan dunia serta berita hacking.".