Kapolri Terbitkan Larangan Polisi Bermain Pokemon Go

Publikasi Oleh: Portal Informasi IT dan Hacking - 06.01.00

Kapolri Terbitkan Larangan Polisi Bermain Pokemon Go

Tito Karnavian (Foto: Antara)JAKARTA - Larangan bagi setiap anggota Polri untuk tidak bermain aplikasi game Pokemon Go saat berdinas dikeluarkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Melalui surat telegram bernomor STR: 533/VII/2016 tanggal 19 Juli 2016 yang ditandatangani Kadiv Propam Irjen Mochamad Iriawan, Polri menganggap permainan ini mengganggu kesiapsiagaan personel polisi.
Terdapat enam instruksi dalam surat edaran tersebut. Pertama, melarang anggota Polri bermain game Pokemon Go di lingkungan atau fasilitas mako (markas komando) Polri. Kedua, melarang anggota Polri bermain game Pokemon Go pada saat jam kerja apalagi mereka yang melaksanakan tugas-tugas khusus seperti pengamanan, pengawalan, dan penjagaan tahanan.
Ketiga, melarang setiap orang atau tamu yang bermain game Pokemon Go di lingkungan atau fasilitas mako (markas komando) Polri.
Keempat, meminta personel Polri untuk mewaspadai setiap orang-orang yang mencurigakan dalam bermain Pokemon Go yang dekat dengan lingkungan atau fasilitas mako (markas komando) Polri.
"Senantiasa melakukan kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas dan waspadai terhadap orang yang dicurigai. Keenam, lakukan pengawasan dan pengecelan secara kontinu pada saat jam kerja atau jam rawan," tulisnya.
Surat edaran tersebut juga menjelaskan alasan dilarangnya setiap anggota Polri bermain Pokemon Go saat bertugas. Diantaranya, berkurangnya kewaspadaan saat bermain Pokemon Go karena pemain harus tetap berkonsentrasi menatap layar Handphone sehingga kesulitan berkonsentrasi ketika bekerja.
Mabes Polri juga mengkhawatirkan permainan ini dapat disalahgunakan ketika anggota bermain di lingkungan fasilitas Polri. Pasalnya, permainan ini menggunakan GPS dimana semua pemain harus mengaktifkan geolokasi saat bermain.
Permainan ini juga dianggap dapat memicu keributan sesama teman atau pemain gara-gara memperebutkan item bonus dan pokemon.
"Selalu ada kemungkinan yang tersinggung lalu menyerang lewat dunia maya dan dapat membuat seseorang dilaporkan dengan UU ITE," tutupnya.

Portal Informasi IT dan Hacking
MujahidIT adalah portal IT dan informasi penting seputar teknologi dan dunia serta berita hacking.".