PM Abe Berniat Hidupkan Kembali Militer Jepang

Publikasi Oleh: Portal Informasi IT dan Hacking - 17.25.00

PM Abe Berniat Hidupkan Kembali Militer Jepang

TOKYO, (PR).- Partai petahana Jepang secara gemilang menang telak dalam pemilihan legislatif yang mmebuat mereka kini menguasai majelis tingkat tinggi dan majelis tingkat rendah.

Reuters melaporkan, Senin 11 Juli 2016, hasil perhitungan suara menunjukkan koalisi Partai Liberal Demokrat memenangi dua pertiga kursi di parlemen.

Dengan menjadi mayoritas di parlemen, pemerintahan Shinzo Abe akan semakin mudah merealisasikan amandemen UUD Jepang yang dibuat sejak negara tersebut kalah pada Perang Dunia Kedua.

Tahun lalu Abe berusaha merevisi UUD tersebut tetapi gagal karena partainya bukan mayoritas di majelis tinggi. Kini setelah LDP menjadi mayoritas di parlemen, baik majelis rendah maupun tinggi, pintu untuk mengubah UUD Jepang terbuka bagi pemerintahan Abe.

Dalam hal ini, PM Abe ingin mengubah konstitusi Jepang yang sebelumnya melarang pembentukan militer menjadi membolehkannya.

Abe menilai, konstitusi yang ada sekarang tak relevan dengan kondisi saat ini ketika Jepang harus menghadapi sejumlah ancaman termasuk dari Tiongkok dan Korea Utara.

Sejak tragedi bom Hiroshima dan Nagasaki, Jepang menganut prinsip pasifisme yang membuat Negeri Sakura itu tak lagi punya tentara. Padahal sebelumnya, tentara Jepang sangat terkenal dan bahkan melakukan penjajahan di berbagai negara termasuk di Indonesia.

Trauma perang setelah Hiroshima dan Nagasaki hancur pada 1945 lalu membuat Jepang mengubah haluan negaranya dengan menganut prinsip pasifisme yang menentang keberadaan militer.

Abe mengatakan, prioritas pemerintah barunya adalah merevisi konstitusi Jepang, khususnya pasal 9 yang selama ini melarang Jepang menggunakan militer untuk menyelesaikan sengketa internasional.

Abe mengakui, untuk mengubah pasal tersebut sehingga nantinya Jepang boleh memiliki tentara dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah internasional merupakan hal yang tak mudah.

Akan banyak pihak yang tidak suka termasuk negara tetangga seperti Tiongkok yang sampai saat ini masih menyimpan trauma atas kekejaman tentara Jepang pada masa lalu.***

Portal Informasi IT dan Hacking
MujahidIT adalah portal IT dan informasi penting seputar teknologi dan dunia serta berita hacking.".