Bajak kamera komputer, hacker rekam video masturbasi untuk pemerasan

Publikasi Oleh: Portal Informasi IT dan Hacking - 06.28.00

Bajak kamera komputer, hacker rekam video masturbasi untuk pemerasan

 Bajak kamera komputer, hacker rekam video masturbasi untuk pemerasan
Nasib sial dialami oleh seorang pria asal Australia bernama Matt yang lewat akun Facebooknya di bulan Juli lalu, mengaku menjadi korban peretasan yang berhasil merekam diam-diam aktivitas pribadinya.
Beberapa waktu lalu, Matt mendapatkan sebuah email yang mengatakan bila si pengirim mendapatkan klip video dimana Matt sedang melakukan masturbasi dan mengancam untuk menyebarkannya ke publik bila Matt tidak membayar uang tebusan Rp 130 juta.

Awalnya Matt menghiraukan email tadi meski dalam email tertulis si hacker juga akan menyebar video tadi ke teman-teman Facebooknya. Namun semua berubah saat di hacker mengirim email kedua yang berisikan screenshot daftar teman Facebook, bahkan data pribadi dari website Matt.

Ternyata, tanpa sepengetahuan Matt, ada sebuah virus yang membajak kamera di komputernya dan merekam aktivitas Matt. Virus ini lantas diketahui berasal dari grup hacker asal Afrika.

Setelah merasa benar dirinya menjadi korban tindak kriminal, Matt akhirnya bersedia membayar sembari bernegosiasi dengan si hacker untuk menurunkan biaya uang tebusan menjadi Rp 40 juta. Saat itu si hacker meminta Matt untuk mentransfer uang tebusan ke sebuah rekening di Mali, Afrika Barat.

Tetapi, saat 'deal' hampir tercapai, Matt memutuskan untuk tidak menyerah pada si hacker dan membongkar kasus ini ke publik melalui sebuah postingan di akun Facebooknya.

"Aku memposting ini untuk memberitahu semua orang bila aku jadi korban peretasan. Mereka (hacker) mendapatkan rekaman momen pribadiku dan mereka mengancam untuk menyebarkan video bila aku tak membayar uang tebusan. Aku ingin memberitahukan jika kalian menerima tautan video untuk berhati-hati saat membukanya, tapi bila kalian ingin menonton, silakan saja," ujar Matt.

Dengan postingan Facebook tersebut, Matt ingin membuktikan pada hacker bila dirinya tidak takut dipermalukan di hadapan publik. Matt memilih jalan ini ketimbang menyerah dan dimanfaatkan oleh hacker tadi.

"Aku tidak harus malu akan video itu. Dan pengakuan ini bukan sebuah postingan yang mudah aku buat," tambah Matt.

Sumber: Techworm

Portal Informasi IT dan Hacking
MujahidIT adalah portal IT dan informasi penting seputar teknologi dan dunia serta berita hacking.".