Ini Daftar Pemberi Utang ke Pemerintah RI

Publikasi Oleh: Portal Informasi IT dan Hacking - 06.26.00

Ini Daftar Pemberi Utang ke Pemerintah RI

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan melaporkan total utang pemerintah pusat sampai dengan posisi Juni 2016 menembus Rp 3.362,74 triliun. Jumlah ini membengkak dari posisi utang bulan sebelumnya yang sebesar Rp 3.323,36 triliun.

Dari data DJPPR yang dikutip Liputan6.com, Jakarta, Rabu (2/8/2016), realisasi utang Rp 3.362,74 triliun naik Rp 39,38 triliun dari posisi utang hingga periode Mei yang sebesar Rp 3.323,36 triliun.

Dalam denominasi dolar AS, total utang pemerintah pusat ini sebesar US$ 255,14 miliar atau naik tipis dari realisasi sebelumnya US$ 252,15 miliar.

Dirinci lebih dalam, utang pemerintah pusat itu berasal dari pinjaman sebesar Rp 739,99 triliun atau US$ 56,15 miliar hingga Juni 2016 dan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp 2.622,75 triliun atau setara US$ 198,99 miliar.

Pencapaian nilai pinjaman tersebut mengalami penurunan Rp 20,07 triliun dibanding realisasi Mei 2016 yang sebesar Rp 760,06 triliun. Sedangkan nilai SBN pada periode tersebut justru meningkat Rp 59,46 triliun dari penerbitan SBN hingga Mei lalu sebesar Rp 2.563,29 triliun.  
Nilai utang hingga Juni yang tercatat Rp 3.362,74 triliun setara dengan rasio 27,7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang mencapai Rp 12.627 triliun.
 
Data DJPPR menyebutkan, pinjaman senilai Rp 739,99 triliun, terdiri dari pinjaman luar negeri Rp 735,43 triliun (bilateral Rp 340,64 triliun, multilateral Rp 347,06 triliun, komersial bank Rp 47,58 triliun dan suppliers Rp 0,15 triliun) serta pinjaman dalam negeri Rp 4,58 triliun. 
 
Ada 10 negara pemasok utang bilateral Indonesia yang mencapai Rp 340,64 triliun per Juni 2016, meliputi :
 
1. Jepang dengan pinjaman Rp 228,05 triliun, 
2. Prancis Rp 24,20 triliun
3. Jerman Rp 19,81 triliun
4. Korea Selatan Rp 18,92 triliun
5. China Rp 12,11 triliun
6. Amerika Serikat Rp 9,72 triliun
7. Australia Rp 7,48 triliun
8. Spanyol Rp 3,64 triliun
9. Rusia Rp 3,52 triliun
10. Inggris Rp 2,36 triliun
11. Negara lain Rp 10,85 triliun
 
Sedangkan pinjaman multilateral senilai Rp 347,06 triliun oleh pemerintah Indonesia berasal dari 6 lembaga keuangan dunia, yakni :
 
1. Bank Dunia dengan kucuran pinjaman Rp 219,82 triliun 
2. Asian Development Bank (ADB) Rp 115,70 triliun
3. Islamic Development Bank (IDB) Rp 8,87 triliun
4. International Fund for Agricultural Development (IFAD) Rp 2,14 triliun
5. Bank Investasi Eropa (EIB) Rp 0,33 triliun
6. Nordick Investment Bank (NIB) Rp 0,19 triliun
 
Utang yang berasal dari komersial bank senilai Rp 47,58 triliun, antara lain :
 
1. Amerika Serikat (AS) senilai Rp 9,54 triliun
2. Singapura Rp 8,04 triliun
3. Prancis Rp 8,45 triliun
4. Belanda Rp 6,98 triliun
5. Austria Rp 5,17 triliun
6. Rusia Rp 4,66 triliun
7. Inggris Rp 0,86 triliun
8. Jepang Rp 0,75 triliun
9. Taiwan Rp 0,63 triliun
10. Jerman Rp 0,59 triliun
11. Negara lain Rp 1,91 triliun. 
 
Utang pemerintah pusat yang bersumber dari penerbitan SBN senilai Rp 2.622,75 triliun, terdiri dari utang dalam denominasi valuta asing Rp 715,44 triliun dan Rp 1.907,31 triliun dari SBN dengan denominasi Rupiah.(Liputan6.com)

Portal Informasi IT dan Hacking
MujahidIT adalah portal IT dan informasi penting seputar teknologi dan dunia serta berita hacking.".