Jangan gampang terpengaruh, ini 7 cara kenali hoax di dunia maya!

Publikasi Oleh: Portal Informasi IT dan Hacking - 06.33.00

Jangan gampang terpengaruh, ini 7 cara kenali hoax di dunia maya!

 Jangan gampang terpengaruh, ini 7 cara kenali hoax di dunia maya!
Hidup di dunia yang serba terkoneksi dengan internet dan smartphone, membuat kita tidak lepas dari ancaman hoax atau kabar bohong. Kebohongan memang sangat lekat dengan dunia maya, alasannya jelas, hoax bisa membuat sebuah informasi terlihat lebih menarik untuk dibaca.

Sayangnya, hoax menjadi masalah besar bagi pengguna internet, dan Google pun menyadarinya. Di pertengahan tahun 2015 lalu, Google mengembangkan program khusus yang bisa mengetahui seberapa 'bisa dipercaya' sebuah situs.
Namun jangan khawatir sebab ada beberapa cara untuk mencari tahu apakah sebuah kabar termasuk hoax atau bukan. Misalnya tujuh langkah ini.
1. Anda perlu sadar bila hoax adalah kabar palsu yang sengaja disebar untuk membuat kehebohan publik. Kehebohan ini biasanya memberikan keuntungan bagi si penyebarnya. Jadi, percaya hoax, berarti menguntungkan orang lain dan merugikan Anda.
2. Hoax bisa berupa email, pesan broadcast, hingga SMS. Saat ini, hoax banyak ditemukan di sosial media, terutama Facebook. Banyak artikel hoax yang sengaja dipasang untuk mengelabuhi publik dan mendapat Like semata.
3. Hoax biasanya diawali kata-kata sugestif dan heboh. Bahkan, ada beberapa hoax yang cukup provokatif dan menyebabkan masalah di masyarakat.
  • 'Awas, virus Zika menyebar di Indonesia'
  • 'Sebar kabar ini segera ..'
  • 'Bukan hoax, tsunami bakal melanda ...'.
4. Isi hoax kerap mencatut nama-nama ilmuwan atau lembaga terkenal. Hal ini penting, sebab nama-nama populer dan berpengaruh bisa membuat hoax lebih mudah dipercaya.
  • 'NASA mengatakan asteroid raksasa bakal mengantam Bumi'.
5. Berita hoax terdengar mustahil terjadi, sehingga kerap disertai hasil penelitian palsu. Sekali lagi, penelitian ini hanya dibuat-buat atau merekayasa hasil sehingga nampak 'wow'' dan membuat penasaran publik.
  • 'Penelitian Kaspersky Lab menyatakan WhatsApp disusupi virus pencuri data dari China'.
6. Hoax tidak muncul di media-media massa dan hanya diketahui lewat pesan berantai. Media massa atau online yang terpercaya biasanya sudah terbiasa menyaring berita-berita hoax. Jadi, bila kabar heboh yang Anda terima tidak muncul di media, besar kemungkinan kabar itu palsu. Tidak jarang media justru mengklarifikasi adanya kabar hoax.
7. Kalimat hoax banyak ditulis dengan huruf kapital dan tanda seru. Penggunaan huruf kapital bisa merangsang pembaca untuk fokus dan lebih mudah mengingat. Pada hoax berupa artikel panjang, penggunaan huruf kapital membantu pembaca agar tidak mudah bosan.
  • 'BADAI MATAHARI RAKSASA MENGHANTAM BUMI TANGGAL 18 AGUSTUS 2016! BERBAHAYA bagi manusia! Warga diimbau jangan keluar rumah di hari itu!'

Cara mengenali hoax 2016 Merdeka.com

Portal Informasi IT dan Hacking
MujahidIT adalah portal IT dan informasi penting seputar teknologi dan dunia serta berita hacking.".